27 Agu 2012

Rajai Software Meski DO Kuliah


Sebuah perusahaan Australia menjadi terkenal setelah masuknya perusahaan AS Accel Partners yang juga investor awal Facebook. Perusahaan ini berkembang dari garasi dengan modal utang.

Seperti dikutip dari SMH, perusahaan Atlassian penjual software yang digunakan oleh berbagai perusahaan besar di dunia itu kini berharga ratusan juta dolar AS. Wajar jika Scott Farquhar dan Mike Cannon-Brokes pendiri perusahaan yang masih berusia muda, kini jadi salah satu jutawan di Australia .

Keduanya mendirikan perusahaan di 2002 saat berumur 22 tahun, ketika bertemu di University of New South Wales saat kuliah di jurusan sains/IT. Selanjutnya, mereka drop out dengan mengundurkan diri karena ingin melahirkan perusahaan yang saat ini telah memiliki 225 pegawai berbasis di Sydney, San Francisco dan Amsterdam .

Tahun lalu, mereka memiliki pendapatan senilai US$58 juta (Rp527,8 miliar) dan 2006, Ernst & Young memberikan penghargaan kepada Farquhar dan Cannon-Brokes sebagai pengusaha unggulan.

Investasi senilai AUS$60 juta (Rp479,5 miliar) dari Accel Partners kemudian menjadi sesuatu yang mencengangkan karena perusahaan ini seringkali ‘merenggut’ perusahaan sukses. Accel Partners merupakan investor awal Facebook, dan perusahaan pengiklanan mobile AdMob yang tahun lalu telah dijual kepada Google senilai US$750 juta (Rp 6,8 triliun).

Yang menakjubkan, Atlassian tidak pernah menambah investasi hanya dari para pendiri mereka. “Kami mengembangkan versi pertama dari produk kami saat bekerja di sebuah garasi sebelum akhirnya kami memiliki kantor pertama,” ujar Farquar.

“Kami ingin mengembangkan ini (perusahaan) menjadi senilai miliaran dolar dan menjadi perusahaan perangkat lunak pertama di Australia yang mendapatkannya.”

Atlassian merampingkan pengembangan produk dengan beberapa jenis software yang memungkinkan pebisnis mengatur tugas dan alur kerja sekaligus berkolaborasi dengan proyek. Perusahaan ini juga membuat sejumlah perangkat spesifik bagi perkembangan software.

Beberapa perusahaan software 10 besar di dunia di antaranya Microsoft dan Oracle, telah menggunakan produk mereka, begitu pula dengan Shell dan Toyota . Pelanggan Atlassian termasuk pula universitas di antaranya Harvard, Stanford, Yale dan MIT serta raksasa telekomunikasi yaitu Nokia Verizon dan AT&T serta distributor online seperti Amazon dan BestBuy.

Atlassian telah belajar banyak dari Google untuk menjaga para pegawai mereka agar terus bahagia dengan budaya yang menyenangkan disertai berbagai fasilitas pendukung kesuksesan.

Setiap Jumat, tim Sydney ini mengadakan turnamen Poker hingga jam 1 malam. Tidak hanya itu, dengan investasi Accel, setiap pegawai akan mendapatkan kekayaan lewat pembagian saham.

Ian Birks, kepala eksekutif AIIA, asosiasi industri ICT di Australia mengatakan bahwa Atlassian merupakan salah satu contoh kasus besar yang mampu menginspirasi perusahaan yang berbasis di Australia untuk mendapatkan kesuksesan.

“Meskipun ekosistem bisnis tampak tidak terlalu menguntungkan di Australia bagi pengusaha perangkat lunak, ini cukup menakjubkan untuk mengamati role model seperti Atlassian terus berkembang,” ujar Birks.

30 Jul 2012

The Flying Dutchman

Banyak versi dari cerita ini. Menurut beberapa, cerita ini berasal dari Belanda, sementara itu yang lain meng-claim bahwa itu berasal dari sandiwara Inggris The Flying Dutchman (1826) oleh Edward Fitzball dan novel "The Phantom Ship" (1837) oleh Frederick Marryat, kemudian di adaptasi ke cerita Belanda "Het Vliegend Schip" (The Flying Ship) oleh pastor Belanda A.H.C. Römer. Versi lainnya termasuk opera oleh Richard Wagner (1841) dan "The Flying Dutchman on Tappan Sea" oleh Washington Irving (1855).

Berdasarkan dari beberapa sumber, Kapten Belanda pada abad ke 17 Bernard Fokke adalah contoh dari kapten kapal hantu tersebut. Fokke mendapatkan kemasyhuran atas perjalan dari Belanda ke Jawa dengan kecepatan yang luar biasa dan dicurigai mempunyai ikatan dengan Iblis untuk meningkatkan kecepatannya. Berdasarkan dari beberapa sumber, kapten tersebut dipanggil dengan Falkenburg didalam cerita versi Belanda. Dia dipanggil dengan "Van der Decken" (artinya off the deck|Diatas Geladak) dalam versi Marryat's dan "Ramhout van Dam" dalam versi Irving's. Sumber tidak setuju bahwa "Flying Dutchman" adalah nama dari kapal atau nama panggilan untuk sang kapten.
Menurut banyak versi, sang kapten berjanji bahwa dia tidak akan mundur pada saat badai, tapi akan melanjutkan usahanya untuk mencari Cape of Good Hope walaupun sampai hari kiamat. Menurut beberapa versi, kejahatan yang mengerikan telah terjadi, atau awak kapalnya telah tertular oleh wabah penyakit pes dan tidak diijinkan untuk berlabuh di seluruh pelabuhan. Sejak itu, kapal dan awaknya dihukum untuk selalu berlayar, tidak pernah kedarat. Menurut beberapa versi, ini terjadi pada tahun 1641, yang lain menebak tahun 1680 atau 1729.

Banyak catatan persamaan dari Flying Dutchman dengan kisah umat Kristen The Wandering Jew.
Terneuzen (Belanda) disebut sebagai rumah sang legenda Flying Dutchman, Van der Decken, seorang kapten yang mengutuk Tuhan dan telah dihukum untuk mengarungi lautan selamanya, telah diceritakan dalam novel karya Frederick Marryat - The Phantom Ship dan Richard Wagner opera.

Beberapa saksi penampakan The Flying Dutchman :

1823 Kapten Oweb dari kapal HMS Leven; dua kali melihat kapal kosong yang terombang ambing di tengah samudera, salah satunya mungkin the Flying Dutchman.

1835 Sebuah kapal Inggris sempat melihat The Flying Dutchman yang melaju kencang ke arahnya tapi setelah dekat menghilang begitu saja.

1879 Beberapa awak kapal SS Petrogia sempat melihat kapal hantu tersebut.

1881 3 awak kapal HMS Baccante yang di dalamnya terdapat King George V melihatnya. Keesokan harinya seornag awak yang sempat melihat tiba2 mati secara mendadak.

1939 Terlihat di Mulkenzenberg, membuat orang2 yang melihatnya bingung karena tiba2 saja kapal tua itu menghilang begitu saja.

1941 Terdapat laporan dari Pantai Glenclaim tentang sebuah kapal tua yang menabrak karang. Setelah diselidiki tak ada sedikitpun bangkai kapal di sekitarnya.

1942 Terlihat oleh kapal MHS Jubille di dekat Cape Town, Afrika selatan.


Menurut cerita dongeng, The Flying Dutchman adalah kapal hantu yang tidak akan pernah bisa berlabuh, tetapi harus mengarungi "tujuh lautan" selamanya. Flying Dutchman selalu terlihat dari jauh, kadang-kadang disinari dengan cahaya hantu.


27 Jul 2012

Apa Jadinya bila Mentos dimasukkan kedalam Coca-Cola

Di tahun 2006, sebuah episode di MythBusters
(salah 1 program populer dari Discovery Channel)
menemukan bahwa kafein, potassium benzoate, aspartame, dan CO2 yg terkandung dalam coca cola diet dan gelatin serta bahan arabic dari mentos menyebabkan efek “jet” atau ledakan bila dicampur.


Sebagai tambahan , MythBusters menyimpulkan bahwa struktur fisikal dari mentos adalah yang paling berpengaruh dari ledakan itu. Ketika mentos rasa buah itu di tes perlahan lahan dengan air berkarbonasi , tidak ada reaksi yang terjadi. Tapi ketika mentos standar (rasa mint) ditambahkan ke air berkarbonasi , maka menimbulkan letupan kecil.

Mereka menambahkan dan mengkonfirmasi teori letupan tersebut. Menurut MythBusters, permukaan dari mentos rasa mint dialasi dengan banyak lubang kecil yang membuat gelembung CO2 terbentuk dengan sangat cepat dengan jumlah yang banyak , yang menyebabkan letupan “jet” itu terjadi.

Teori ini juga didukung ketika garam padat digunakan sebagai subtitusi (pengganti) dari mentos serta sedikit dari alkohol atau minuman keras dari berbagai jenis juga bisa menyebabkan ledakan tersebut terjadi.

22 Jul 2012

3 MOBIL TERCEPAT DI DUNIA

1. Bugatti Veyron


mampu menempuh 267 mph, 0-60 km/jam hanya dalam waktu 2.5 detik. Mobil dari bahan aluminium ini dipersejatai mesin W16 Engine yang bersudut curam dengan semburan tenaga 1001 hp. Veyron dilepas seharga $1,700,000. Pantas jika Bugatti Veyron yang menjalani tes on the road pertamanya pada 10 Juli 2010 ini mendapat gelar mobil tercepat di dunia.



2. SSC Ultimate Aero


mampu menempuh 257 mph, 0-60 dalam waktu 2.7 detik. Mobil bermesin Twin-Turbo V8 dengan tenaga sebesar 1183 hp, ini dilepas dengan harga $654,400. Pertama kalinya menjalani tes di tahun 2007 oleh Guinness World Records, SSC Ultimate Aero sempat memduduki posisi pertama mobil yang tercepat dari Maret 2007 sampai Juli 2010. Namub harus menyerah kalah pada Bugatti Veyron dan hanya puas menempati posisi kedua.

3. Saleen S7 Twin-Turbo


mampu menempuh 248 mph, 0-60 dalam waktu 3.2 detik. Mobil berbahan aluminum dengan mesin V8 Engine Twin Turbo ini mampu menggeber daya maksimal hingga 750 hp. Saleen S7 yang dilepas seharga $555,000 ini didesain halus dan menggoda, membuat Anda begitu percaya diri memilikinya.