1 Nov 2010

15 eksekusi mati terkejam

Kematian adalah hal yang tak terhindarkan, ya kita tahu. Tapi kematian seperti apa yang kita inginkan ketika saat itu datang nanti? Mungkin kita menginginkan kematian itu berlalu dengan cepat dan dengan sesedikit mungkin rasa sakit. Hmmm, tapi kenyataannya ada begitu banyak cara kematian yang terbilang mengerika, dan berikut adalah beberapa cara eksekusi mati yang paling mengerikan:

1. THE BRAZEN BULL

The Brazen Bull, dikenal juga dengan Banteng Sisilia adalah salah satu metode penyiksaan dan eksekusi paling kejam di luar sana. Dirancang di Yunani kuno, kuningan padat dilemparkan ke dalam bentuk banteng kosong, dengan pintu di bagian samping yang terbuka dan terkunci. Untuk memulai eksekusi, korban ditempatkan dalam banteng kuningan dan api telah ditetapkan di bawahnya. Api logam dipanaskan sampai benar-benar kuning, menyebabkan korban di kukus sampai mati. Yum. Banteng itu dirancang sedemikian rupa sehingga jeritan para korban akan terdengar sebagai sebuah musik untuk kenikmatan para algojo. Penemu bentuk hukuman ini akhirnya dieksekusi di bagian dalam banteng, yang semuanya terlalu mudah ditebak. Anda hidup dengan tanduk, Anda mati oleh tanduk.




2. PENYALIBAN

Metode eksekusi yang sangat kuno adalah salah satu metode yang paling terkenal, jelas terutama disebabkan oleh eksekusi Yesus. Penyaliban terdiri dari tangan dan kaki korban yang dipaku ke kayu salib dan kemudian menjadi mengangkat ke udara. Korban kemudian dibiarkan menggantung di sana sampai mati, yang biasanya hingga beberapa hari, dan sering berarti mati kehausan dari pada karena paku salib.




3. REPUBLIK PERNIKAHAN

Republik Pernikahan mungkin bukan kematian yang paling mengerikan dalam daftar ini, namun jelas salah satu yang paling menarik. Berasal di Perancis, bentuk eksekusi ini biasa terjadi ketika Revolusi Perancis. Dengan mengikat bersama dua orang yang telah ditelanjangi, seorang laki-laki dan perempuan biasanya dari usia yang sama, dan menenggelamkan mereka. Dalam beberapa kasus, biasanya di mana air tidak tersedia, pasangan akan dieksekusi dengan pedang.




4. GUILLOTINE
Guillotine adalah salah satu bentuk yang paling eksekusi terkenal . Terdiri dari pisau tajam diikatkan pada tali, kepala korban diletakkan di tengah-tengah bingkai dan kemudian pisau dijatuhkan, menyebabkan orang yang dipenggal mati seketika. Saking cepatnya hingga orang – orang yang terpenggal masih bisa mengedipkan mata dan berkata – kata sesaat setelah kepalanya terlepas, Para ahli berteori bahwa kecepatan pisau telah sedikit berpengaruh pada otak, dan tidak mengakibatkan kehilangan kesadaran. Salah seorang dokter bahkan dilaporkan menyaksikan eksekusi seorang laki-laki, dan ketika ia memanggil nama tahanan itu setelah kepalanya terpisah,ia membuat kontak mata dengan dia, bahkan memusatkan perhatian pada dokter itu. Itu pasti sangat aneh untuk mengetahui bahwa kepala Anda tidak lagi melekat pada tubuh Anda!


5. SEPATU SEMEN

Diperkenalkan oleh Mafia Amerika , metode eksekusi ini dengan menempatkan kaki korban dalam blok abu dan kemudian mengisinya dengan semen basah dan kemudian melemparkan nya ke dalam air. Bentuk eksekusi masih dipraktekkan hingga sekarang, dan bahkan menciptakan istilah “seseorang yang tidur dengan ikan-ikan” sebagai eufemisme untuk orang mati.








6. DIGANTUNG, DITUSUK, DICINCANG

Hukuman untuk seorang pengkhianat di Inggris, yang akan digantung, ditarik dan dipotong-potong adalah umum terjadi selama abad pertengahan. Meskipun dihapus pada tahun 1814, bentuk eksekusi ini bertanggung jawab atas ratusan, bahkan mungkin ribuan kematian. Prosesnya adalah sebagai berikut. Pertama, korban diseret pada bingkai kayu, yang disebut rintangan, ke tempat eksekusi. Kedua, korban digantung dengan leher untuk waktu yangh singkat sampai hampir mati. Ketiga, pengebirian terjadi, di mana setelah itu, isi perut dan alat kelamin dibakar di depan korbannya. Akhirnya, tubuh terbagi menjadi empat bagian yang terpisah dan dipenggal kepalanya.


7. DASI KOLOMBIA

Metode eksekusi ini adalah salah satu yang paling mengerikan. Tenggorokan korban disayat, sering kali dengan pisau tapi benar-benar disayat oleh benda tajam, dan kemudian lidah mereka ditarik keluar hingga meninggalkan luka yang terbuka. Selama La Violencia, sebuah periode sejarah Kolombia penuh dengan pembunuhan, ini adalah bentuk eksekusi paling umum . Hal ini digunakan terutama untuk mengintimidasi orang lain.












8. LIMA KEPEDIHAN
Bentuk hukuman mati asal China adalah konsep yang relatif mudah untuk dipahami. Dimulai dengan hidung korban yang dipotong, lalu satu tangan dan satu kaki, dan akhirnya, korban dikebiri dan pinggang korban ditarik hingga terbelah. Penemu hukuman ini adalah Li Si, seorang Perdana Menteri Cina, akhirnya disiksa dan kemudian dihukum mati dengan cara ini pula.













9. DIEKSEKUSI OLEH GAJAH

Asia Selatan dan Asia Tenggara, sang Gajah telah menjadi metode hukuman mati selama ribuan tahun. Hewan dilatih untuk mengeksekusi dua cara. Perlahan-lahan, dalam cara yang berkepanjangan, menyiksa atau menghancurkan, yang menewaskan korban dengan seketika. Biasanya digunakan oleh penguasa, pembunuhan dengan gajah ini berguna untuk mempertinggi rasa takut kepada rakyat jelata, membuktikan bahwa mereka bahkan memiliki kemampuan untuk mengendalikan binatang liar. Konsep ini akhirnya diadopsi doleh militer Romawi untuk menghadapi tentara musuh.











10. NECKLACING

Umum dipraktikkan di Afrika Selatan, Necklacing sayangnya masih sangat umum hari ini. Necklacing terdiri dari karet ban, diisi dengan bensin, dipaksa dimasukan di sekitar dada korban dan lengan, dan kemudian dibakar. Necklacing dasarnya menyebabkan tubuh akan berubah menjadi meleleh.












11. DIBAKAR

Kematian dengan membakar telah digunakan sebagai suatu bentuk hukuman mati selama berabad-abad, sering dikaitkan dengan kejahatan seperti pengkhianatan dan sihir. Sekarang ini dianggap sebagai hukuman yang kejam dan tidak biasa, tetapi sebelum abad ke-18, yang dibakar pada tiang pancang adalah praktik umum. Korban terikat , sering di pusat kota atau di mana pun dengan penonton dan kemudian menyalakan api. Hal ini dianggap sebagai salah satu cara paling lambat untuk mati.











12. DIIRIS PELAN-PELAN

Ling Chi, diterjemahkan sebagai “lambat mengiris” atau “kematian yang masih tersisa” itu digambarkan sebagai kematian dengan seribu luka. Penyiksaan seperti ini dimulai tahun 900 M sampai tahun 1905, bentuk penyiksaan dan eksekusi yang mirip dengan Lima kepedihan, Penyiksa seperti ini dengan cara perlahan-lahan membuat luka dan menghilangkan beberapa bagian tubuh, memperpanjang hidup korban penyiksaan selama mungkin. Menurut prinsip Konfusian, sisa potongan tubuh yang masih menempel ini kemudian sisakan untuk di siksa di akhirat nanti.










13. CAKAR SPANYOL

Korban diikat telanjang dan terkadang juga di muka umum, lalu dirobek kulit dan tulangnya, dimulai dari kaki dan kemudian seluruh tubuhnya, dengan hanya menyisakan leher dan wajah saja.










14. SNAKE PIT

Ini merupakan bentuk eksekusi mati tertua, tereksekusi dilemparkan kedalam lubang yang berisi ular berbisa. Dipercaya juga bahwa beberapa pemimpin terkenal seperti Ragnar Lodbrok sang panglima perang Viking serta Raja Gunnar Burgundi dieksekusi dengan cara seperti ini.















15. DIKUBUR HIDUP HIDUP
Ini mungkin bukan jalan kematian yang diharapkan, tapi dalam peristiwa pembantaian Nanjing selama Perang Dunia II, ada sepuluh ribu orang mati dengan cara ini atas eksekusi dari tentara-tentara Jepang











sumber: kaskus

the secret, rahasia pikiran manusia












Esensi dari The Secret adalah kita diajarkan tentang berpikir kelimpahan, melihat kelimpahan, merasakan kelimpahan, dan mempercayai kelimpahan…

1. Pengungkapan Rahasia

* Rahasia kehidupan adalah hukum tarik-menarik

* Hukum tarik-menarik mengatakan bahwa kemiripan
menarik kemiripan. Jadi ketika kita memikirkan suatu pikiran, kita juga
menarik pikiran2 serupa ke diri kita.

* Pikiran bersifat magnetis, dan pikiran mempunyai
frekuensi, ketika kita memikirkan pikiran2, pikiran2 itu dikirim ke Semesta,
dan secara magnetis pikiran akan menarik semua hal serupa yang berada di
frekuensi yang sama. Segala sesuatu yang dikirim keluar akan kembali ke
sumbernya, –KITA.

* Kita seperti sebuah menara penyiaran, yang memancarkan
frekuensi dengan pikiran2 kita. Jika kita ingin mengubah sesuatu di dalam hidup
kita, ubahlah frekuensi dengan mengubah pikiran kita.

* Pikiran yang sedang kita pikirkan saat ini sedang
menciptakan kehidupan masa depan kita. Apa yang paling pikirkan atau fokuskan
akan muncul sebagai hidup kita.

* Pikiran kita akan menjadi sesuatu.

2. Penyederhanaan Rahasia

* Hukum tarik-menarik adalah hukum alam. Hukum ini sama
pentingnya dengan hukum gravitasi.

* Tidak ada yang muncul ke pengalaman kita kecuali jika
kita memanggilnya melalui pikiran yang terus menerus.

* Untuk mengetahui apa yang kita pikirkan, tanyakan
bagaimana perasaan kita pada diri kita sendiri. Emosi adalah alat berharga yang
mengatakan apa yang kita pikirkan.

* Adalah mustahil untuk merasa buruk sekaligus memiliki
pikiran baik.

* Pikiran menentukan frekuensi kita, dan perasaan segera
mengatakan frekuensi kita berada dimana. Ketika kita merasa buruk, kita berada
di frekuensi yang menarik lebih banyak hal buruk. Ketika kita merasa baik, kita
menarik sepenuhnya lebih banyak hal baik kepada kita.

* Pemindah Rahasia, misalnya kenangan yang indah, alam
atau musik favorit, dapat mengubah perasaan kita dan memindahkan frekuensi
dengan segera.

* Perasaan cinta adalah frekuensi tertinggi yang bisa
kita pancarkan. Semakin besar cinta yang kita pancarkan, semakin besar kekuatan
yang kita pergunakan.

3. Cara Menggunakan Rahasia

* Seperti jin-nya Aladin, hokum tarik-menarik menjamin
pemenuhan setiap permintaan kita.

* Proses penciptaan membantu kita menciptakan apa yang
kita inginkan dalam 3 langakah sederhana ; meminta, percaya, dan menerima.

* Meminta apa yang kita inginkan kepada Semesta adalah
kesempatan untuk menjelaskan apa yang kita inginkan kepada diri sendiri. Ketika
permintaan itu menjadi jelas di benak kita, kita sudah memintanya.

* Percaya melibatkan bertindak, berbicara,
dan berpikir seakan-akan kita sudah menerima apa yang kita minta.
Ketika kita memancarkan frekuensi menerima, hokum tarik-menarik akan akan
menggerakkan orang, peristiwa, dan situasi kepada kita untuk menerima.

* Menerima melibatkan perasaan seperti yang kita rasakan
ketika permintaan kita terwujud. Merasa baik dan senang pada saat kini akan
menempatkan kita pada frekuensi yang kita inginkan.

* Contoh kasus, ketika kita ingin menurunkan berat tubuh,
jangan berfokus pada “penurunan berat”. Sebaliknya, fokuskan pada berat tubuh
ideal kita. Rasakan perasaan2 dari berat ideal kita, maka kita akan mengundang
berat ideal itu kepada diri kita.

* Semesta tidak membutuhkan waktu untuk mewujudkan apa
yang kita inginkan. Mewujudkan 1 juta sama mudahnya mewujudkan 1milyar..

* Memulai dengan sesuatu yang kecil, misalnya secangkir
kopi atau tempat parker, adalah cara yang mudah untuk mengalami hukum tarik menarik.
Dengan kuat, niatkan untuk menarik sesuatu yang kecil. Ketika kita mengalami
kekuatan yang kita miliki untuk menarik sesuatu, kita akan melanjutkan
menciptakan hal2 yang lebih besar.

* Ciptakan hari kita terlebih dahulu dengan memikirkan
wujud peristiwa yang kita inginkan, maka kita akan menciptakan hidup kita
dengan sengaja.

4. Proses Penuh Daya

* Harapan adalah daya tarik yang kuat. Harapkan hal2 yang
kita inginkan, dan jangan mengharapkan hal2 yang tidak kita inginkan.

* Syukur adalah proses yang sangat kuat untuk mengalihkan
energi dan mendatangkan lebih banyak hal yang kita inginkan ke dalam hidup.
Bersyukurlah untuk apa yang sudah kita miliki, kita akan menarik lebih banyak
kebaikan kepada kita.

* Terlebih dulu berterima kasih untuk apa yang kita inginkan,
karena akan memberi daya dorong “turbo” pada hasrat kita dan mengirim sinyal
yang lebih kuat ke Semesta.

* Visualisasi adalah proses menciptakan gambar2 tentang
diri kita yang sedang menikmati apa yang kita inginkan di dalam benak kita.
Ketika kita melakukan visualisasi, kita membangun pikiran dan perasaan yang
kuat tentang keadaan sudah memiliki apa
yang kita minta pada saat ini juga. Kemudian hukum tarik-menarik akan
mengembalikan realitas itu kepada kita, persis seperti apa yang lihat dalam
benak kita.

* Untuk menggunakan hukum tarik-menarik bagi kepentingan
kita, jadikan hokum ini menjadi kebiasaan dan cara hidup kita, bukan peristiwa
satu kali saja atau kebetulan.

* Pada akhir setiap hari, sebelum kita tidur, ingat
kembali peristiwa pada hari itu. Untuk setiap peristiwa atau saat yang tidak
sejalan dengan keinginan kita, putarlah kembali peristiwa itu dalam benak
selaras dengan keinginan kita.

5. Rahasia Uang

* Untuk menarik uang, berfokuslah pada kekayaan. Mustahil
untuk mendatangkan lebih banyak uang ke dalam hidup kita, jika kita berfokus
pada kekurangan uang.

* Akan sangat membantu jika kita menggunakan imajinasi
dan berpura2 kita sudah memiliki uang yang kita butuhkan. Lakukan permainan
seakan2 kita sudah memiliki kekayaan itu, dan kita akan merasa lebih baik
tentang uang. Ketika kita merasa lebih baik tentang uang, lebih banyak uang
akan mengalir dalam hidup kita.

* Merasa bahagia disaat kini adalah cara tercepat untuk
mendatangkan uang ke dalam hidup kita.

* Niatkan untuk memandangi segala sesuatu yang kita sukai
dan katakana pada diri sendiri,”Saya mampu mendapatkannya, Saya mampu
membelinya.” Kita akan mengubah pikiran kita dan mulai merasa lebih baik
tentang uang.

* Memberikan uang akan mendatangkan lebih banyak uang ke
dalam hidup kita. Ketika kita bermurah hati dengan uang, dan merasa senang
untuk berbagi dengan orang lain, sebenarnya kita berkata,”Kita punya banyak
uang.”

* Visualkan datangnya cek melalui pos, atau bertambahnya
uang di rekening kita.

* Ubahlah keseimbangan pikiran ke arah kekayaan, pikirkan
tentang kekayaan.

6. Rahasia Relasi

* Ketika kita menarik sebuah relasi, pastikan pikiran,
kata2, tindakan dan situasi lingkungan kita tidak berlawanan dengan hasrat
kita.

* Tugas kita adalah diri kita sendiri. Kecuali jika kita
mengisi diri terlebih dulu, kita tidak memiliki apapun untuk diberikan kepada
orang lain.

* Perlakukan diri dengan cinta dan hormat, maka kita akan
menarik orang2 untuk menunjukkan cinta dan hormat kepada kita.

* Ketika kita merasa buruk terhadap diri sendiri, kita
menghalangi cinta dan kita menarik lebih banyak orang dan situasi yang akan
terus membuat kita merasa buruk terhadap diri sendiri.

* Fokuskan pada kualitas2 yang kita sukai pada diri kita,
maka hukum tarik-menarik akan menunjukkan lebih banyak hal yang hebat tentang
kita.

* Agar relasi berjalan dengan baik, fokuskan pada apa
yang kita hargai dari orang lain, dan bukan pada keluhan kita. Ketika kita
berfokus pada kekuatan orang lain, kita akan mendapat lebih banyak dari
kekuatan mereka.

7. Rahasia Kesehatan

* Efek plasebo adalah sebuah contoh tindakan hukum
tarik-menarik. Ketika seorang pasien sungguh percaya bahwa tablet itu
menyembuhkan, ia menerima apa yang dia percayai dan sembuh.

* “Berfokus pada kesehatan sempurna” adalah sesuatu yang
dapat kita semua lakukan di dalalm diri, terlepas apa yang sedang terjadi di
luar diri.

* Tawa menarik kegembiraan, melepaskan negativitas, dan
menjurus ke penyembuhan ajaib.

* Penyakit di tahan di dalam tubuh oleh pikiran, oleh
pengamatan penyakit, dan oleh perhatian yang diberikan kepada penyakit. Jika kita
merasa tidak enak, badan, jangan membicarakannya—kecuali jika kita menginginkan
lebih banyak keadaan tidak enak. Jika kita mendengarkan orang lain membicarakan
penyakitnya, kita menambah energi terhadap penyakit mereka. Sebaiknya, gantilah
pembicaraan ke hal2 yang baik, dan berikan pikiran yang kuat dalam melihat
orang itu dalam keadaan sehat.

* Kepercayaan tentang penuaan hanya ada dalam pikiran,
jadi lepaskan pikiran2 itu dari kesadaran kita. Fokuskan pada kesehatan dan
kemudaan abadi.

* Jangan mendengarkan pesan2 masyarakat tentang penyakit
dan penuaan. Pesan2 yang negatif tidak bermanfaat bagi kita.

8. Rahasia Dunia

* Kita menarik apa yang kita tolak karena kita berfokus
padanya dengan emosi yang kuat. Untuk mengubah sesuatu, masuklah ke dalam dan
pancarkan sinar baru melalui pikiran dan perasaan kita.

* Kita tidak bisa menolong dunia dengan berfokus pada
hal2 yang negatif. Ketika kita berfokus pada peristiwa2 negatif dunia, kita
bukan saja menambahnya, tetapi juga mendatangkan lebih banyak hal negative ke dalam
hidup kita sendiri.

* Daripada berfokus pada masalah dunia, berilah perhatian
dan energi pada kepercayaan, cinta, kelimpahan, pendidikan dan perdamaian.

* Kita tidak akan pernah kehabisan segala sesuatu karena
ada lebih dari cukup kebaikan untuk setiap orang. Hidup dimaksudkan untuk
berkelimpahan.

* Kita memiliki kemampuan untuk memasuki cadangan tak
terbatas melalui pikiran dan perasaan kita, serta mendatangkannya dalam
pengalaman kita.

* Puji dan berkati segala sesuatu yang ada di dunia, kita
akan melarutkan semua negativitas dan ketidakselarasan, serta menyelaraskan
diri dengan frekuensi tertinggi—CINTA.

9. Rahasia Kita

* Segala sesuatu adalah energi. Kita adalah magnet
energi, jadi secara elektris kita memberi energi kepada segala sesuatu ke arah
kita. Dan secara elektris memberi energi kepada diri sendiri ke arah segala
sesuatu yang kita inginkan.

* Kita adalah makhluk spiritual. Kita adalah energi dan
energi tidak dapat diciptakan atau dihancurkan—energi hanya berubah bentuk.
Karenanya, esensi murni dari kita selalu ada dan akan selalu ada.

* Semesta muncul dari pikiran. Kita mencipta bukan saja
takdir kita, tetapi juga semesta.

* Tersedia pasokan ide yang tak terbatas bagi kita. Semua
pengetahuan, penemuan, berada di Akal Semesta sebagai kemungkinan-kemungkinan,
menunggu akal manusia untuk menarik mengeluarkannya. kita menyimpan segala
sesuatu di dalam kesadaran kita.

* Kita semua terhubung dan kita semua adalah satu.

* Lepaskan kesulitan, aturan budaya, dan keyakinan social
masa lalu. Kita adalah satu2nya orang yang dapat menciptakan kehidupan yang
pantas bagi kita.

* Jalan pintas untuk mewujudkan hasrat kita adalah
melihat apa kita inginkan sebagai fakta absolute.

* Daya kita ada pada pikiran kita, jadi tetaplah sadar.
Dengan kata lain,”Ingatlah untuk mengingat”.

10. Rahasia Kehidupan

* Kita harus menulis papan kehidupan kita dengan apapun
yang kita inginkan.

* Satu2nya hal yang perlu kita lakukan adalah hanyalah
merasa baik sekarang juga.

* Semakin banyak kita menggunakan daya kekuatan di dalam
diri kita, semakin banyak daya yang akan tertarik kepada kita.

* Saat untuk merangkul ke-LUARBIASA-an kita adalah
SEKARANG JUGA.

* Kita berada di tengah zaman keagungan. Ketika kita
melepaskan pikiran2 yang membatasi, kita akan mengalami ke-luarbiasa-an sejati
manusia, dalam setiap bidang ciptaan kita.

* Lakukan apa yang kita sukai. Jika kita tidak mengetahui
apa yang membuat kita gembira, tanyakan,”Apakah kegembiraan kita?” Ketika kita
berkomitmen pada kegembiraan kita, kita akan menarik serangkain halyang
menggembirakan karena kita memancarkan kegembiraan.

* Sekarang setelah kita mengenal pengetahuan Rahasia, apa
yang akan kita lakukan terserah pada kita. Apapun yang kita pilih adalah benar.
Kekuatan milik kita.

berikut ini ringkasan dari buku the secret:
- bagian 1
  • Rahasia terbesar kehidupan adalah hukum tarik-menarik.
  • Hukum tarik-menarik mengatakan bahwa kemiripan menarik kemiripan. Jadi, ketika Anda memikirkan suatu pikiran, Anda juga menarik pikiran-pikiran serupa ke diri Anda.
  • Pikiran bersifat magnetis, dan pikiran memiliki frekuensi. Ketika Anda memikirkan pikiran-pikiran, pikiran-pikiran itu dikirim ke Semesta, dan secara magnetis pikiran akan menarik semua hal serupa yang berada di frekuensi yang sama. Segala sesuatu yang dikirim ke luar akan kembali ke sumbernya – Anda.
  • Anda seperti sebuah menara penyiaran, yang memancarkan frekuensi dengan pikiran-pikiran Anda. Jika Anda ingin mengubah sesuatu di dalam hidup Anda, ubahlah frekuensi dengan mengubah pikiran Anda.
  • Pikiran yang sedang Anda pikirkan saat ini sedang menciptakan kehidupan masa depan Anda. Apa yang paling Anda pikirkan atau fokuskan akan muncul sebagai hidup Anda.
  • Pikiran Anda menjadi sesuatu.
- bagian 2

  • Hukum tarik-menarik adalah hukum alam. Hukum ini sama pentingnya dengan hukum gravitasi.
  • Tidak ada yang muncul ke pengalaman Anda kecuali jika Anda memanggilnya melalui pikiran yang terus-menerus.
  • Untuk mengetahui apa yang Anda pikirkan, tanyakan bagaimana perasaan Anda kepada diri sendiri. Emosi adalah alat berharga yang mengatakan apa yang kita pikirkan.
  • Mustahil untuk merasa buruk sekaligus memiliki pikiran yang baik.
  • Pikiran menentukan frekuensi Anda, dan perasaan segera mengatakan frekuensi Anda berada di mana. Ketika Anda merasa buruk, Anda berada di frekuensi yang menarik lebih banyak hal buruk. Ketika Anda merasa baik, Anda menarik sepenuhnya lebih banyak hal baik kepada Anda.
  • Pemindah Rahasia, misalnya kenangan yang indah, alam, atau musik favorit, dapat mengubah perasaan Anda dan memindahkan frekuensi dengan segera.
  • Perasaan cinta adalah frekuensi tertinggi yang bisa Anda pancarkan. Semakin besar cinta yang Anda pancarkan, semakin besar kekuatan yang Anda pergunakan.
sumber: http://yunis-hp.blog.friendster.com/2008/07/ringkasan-the-secret/

28 Okt 2010

bagaimana bertahan hidup di alam liar

pernahkan terpikir oleh anda bagaimana jika suatu hari nanti anda harus hidup di alam liar karena suatu alasan yang belum anda ketahui? nah, untuk sekedar mengetahui bagaimana cara bertahan disana, bacalah artikel ini. semoga jika anda kelak berada di hutan liar, anda tidak segera jadi orang utan dan anda akan mampu bertahan. enjoy it!

Kegiatan di alam bebas adalah kegiatan yang bersifat menyenangkan, karena kita bisa melihat, menikmati, mengagumi dan belajar mengenai ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa yang terbentang di alam. Alasan melakukan kegiatan di alam bebas antara lain sebagai sarana olahraga (sport), kegemaran (hobby), pendidikan (education), penelitian (research), pelatihan (training) atau sekedar menikmati keindahan alam (refreshing). Kegiatan ini sangat beragam tergantung tujuannya, antara lain mendaki gunung (mountaineering), panjat tebing (rock climbing), penelusuran gua (caving) dan yang lainnya.

Dan bila diantara sobat ada yang punya hobby menempuh rimba atau mendaki gunung, pastilah kenal dengan istilah survival, yaitu upaya untuk bisa bertahan hidup di alam liar.

Dan bila diantara sobat ada yang punya hobby menempuh rimba atau mendaki gunung, pastilah kenal dengan istilah survival, yaitu upaya untuk bisa bertahan hidup di alam liar.

Pengetahuan survival wajib dikuasai oleh para petualang (Ranger) untuk menghadapi situasi darurat lantaran kehilangan orientasi (tersesat) atau kehabisan logistic (bekal).

Kiat hidup darurat ini penting, walaupun sejak awal sobat telah mempersiapkan segala sesuatu dengan secermat mungkin, tapi alam kerap sulit diprediksi perilakunya, sehingga menjadi suatu keharusan bagi penggiat alam terbuka untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan cermat, dan yang harus diperhatikan sebelum melakukan kegiatan di alam bebas adalah : meliputi persiapan alat atau perlengkapan, kesehatan dan kondisi fisik, biaya selama kegiatan dan data informasi mengenai lokasi, jalur, medan serta cuaca.

Kemanapun lokasi yang kita tuju, apapun jenis medan yang dilalui, seberapa buruknya cuaca yang dihadapi atau seberapa besar hambatan yang datang, bukanlah suatu masalah yang berarti jika dibekali dengan persiapan dan perencanaan yang matang. Tapi dari semua persiapan yang dilakukan, ada satu hal yang paling penting untuk diperhatikan yaitu pengetahuan mengenai diri sendiri terutama daya fisik dan mental kita.

Sebaliknya bila tidak dipersiapkan dan direncanakan secara matang, maka akan menyebabkan kondisi darurat, sehingga memaksa kita harus bertahan hidup (survival) sebelum mendapatkan pertolongan atau keluar dari situasi dan kondisi yang tidak diharapkan tersebut. Pengetahuan tentang survival sangat diperlukan bagi para penggiat alam terbuka sebagai "senjata" yang bisa digunakan pada saat terdesak menghadapi kondisi darurat.

Sebagian dari ilmu survival itu adalah pengetahuan tentang aneka tumbuhan liar yang layak dan aman untuk dimakan. Dan menurut para ahli, 10% dari keseluruhan jenis tumbuhan berbunga di dunia ada di Indonesia. Artinya kita memiliki kurang lebih 25.000 jenis tumbuhan berbunga. Jika ditambah dengan tumbuhan tak berbunga dan jamur, maka jumlahnya akan berlipat-lipat. Dari keseluruhan jenis tumbuhan itu ada yang beracun, ada yang bisa dimakan, dan ada yang disarankan untuk tidak dimakan.

Dan untuk mengetahui apakah suatu jenis tumbuhan di hutan aman atau tidak untuk dimakan, ada beberapa kunci yang bisa dijadikan pegangan. Tumbuhan yang daun, bunga, buah, atau umbinya biasa dimakan oleh satwa liar, adalah tumbuhan yang tidak beracun. Jadi kita bisa mengkonsumsinya. Sementara, tumbuhan yang berbau tidak sedap dan bisa membuat pusing, serta tidak disentuh oleh binatang liar, sebaiknya jangan disentuh. Juga tumbuhan bergetah yang membikin kulit gatal, dianjurkan untuk dihindari.

Tumbuhan lain yang perlu disingkirkan adalah tanaman yang daunnya bergetah pekat, berwarna mencolok, berbulu, atau permukaannya kasar. Tanaman dengan daun yang keras atau liat juga jangan dikonsumsi. Jika mendapatkan tumbuhan kemaduh waspadalah lantaran bulu pada daunnya membuat kulit gatal dan panas.

Pucuk daun pakis bisa juga dimasak sebagi sayuran









Tumbuhan lain yang buahnya juga bisa dimakan misalnya markisa, markisa ini adalah tumbuhan merambat dengan bunga khas. Beberapa anggota keluarga sirsak, misalnya Annona muricata, daging buahnya segar. Buah lainnya semisal senggani, arbei hutan, dan anggur hutan.

Selain tumbuhan di atas, jamur juga bisa menjadi dewa penyelamat bila tersesat.

Menurut literatur, sudah ditemukan 38.000 jenis jamur di seantero dunia. Di antaranya ada yang enak dimakan, tapi sayang, yang tidak boleh dimakan karena beracun lebih banyak lagi. Tidak heran bila budaya makan jamur yang layak konsumsi konon sudah ada sejak jaman Mesir Kuno. Untuk mengetahui jamur itu beracun atau tidak, bisa di dilihat dari bentuk, warna, dan tempat tumbuhnya.

Sementara di laboratorium, bisa dilakukan analisis secara kimiawi maupun dengan hewan percobaan. Tetapi jika sedang dihadapkan pada masalah mendesak survival di hutan belantara, mustahil bisa pergi ke laboratorium dulu untuk memastikan apakah jamur yang ditemukan itu beracun atau tidak. Karena itu kita perlu mengenal jamur-jamur yang biasa dikonsumsi masyarakat.

Untuk menghindari makan jamur liar beracun, perlu diketahui ciri-cirinya. Yaitu, warna payungnya gelap atau mencolok misalnya biru, kuning, jingga, merah. Perkecualian untuk jamur kuping dengan payung coklat yang toh juga dapat dimakan.

Bau tidak sedap lantaran kandungan asam sulfida atau amonia juga sekaligus menunjukkan jamur tersebut tak layak konsumsi


Tahukah anda, beberapa jenis jamur ada yang memiliki cincin atau cawan pada tangkainya, misalnya jenis Amanita muscaria, dalam bahasa Jawa disebut supa-upas. Bentuknya seperti payung putih kekuningan, bagian payungnya warna merah bintik-bintik putih. Awas, racun pada jamur ini tergolong racun kuat. Beda dengan jamur merang, meski mempunyai cincin tetapi bisa dimakan. Jamur beracun umumnya tumbuh di tempat kotor, misalnya pada kotoran hewan dsb. Mereka dapat berubah warna jika dipanasi.

Jika diiris dengan pisau perak atau digoreskan pada perkakas perak akan meninggalkan warna biru. Warna biru ini disebabkan kandungan sianida atau sulfida, yang beracun. Sementara nasi akan berwarna kuning jika dicampur jamur beracun. Petunjuk lain, ia juga tidak dimakan oleh hewan liar.

Repotnya jenis jamur ini juga berbahaya kalau sampai sporanya menempel pada kulit, karena dapat menyebabkan kulit gatal, bahkan melepuh. Bagaiamana ciri-ciri orang yang keracunan jamur? Selidikilah, apakah ia pusing, perut sakit terutama ulu hati, mual, sering buang air kecil, tubuh lemas, pucat? Jika ia muntah, adakah darah pada muntahannya? Racun akibat jamur cukup ganas juga, kalau tidak tertolong korban bisa meninggal setelah 3 - 7 hari.

Sebelum dimakan, tumbuhan liar di hutan sebaiknya dimasak dulu untuk mengurangi dampak buruk seperti diare dan alergi. Bagaimana kalau sedang coba-coba makan tumbuhan hutan lantas keracunan? Masih ada upaya menetraliskan. Upayakan untuk memuntahkannya dengan jalan "dipancing-pancing". Jika sudah muntah minumlah air kelapa. Pil norit mungkin bisa juga membantu mengurangi kadar racun, kalau ada.

Nah petunjuk teknis diatas adalah apabila sobat menghadapi situasi darurat yang diakibatkan karena kehabisan logistic selama melakukan kegiatan alam terbuka. Terus bagaimana cara kita survive yang diakibatkan karena tersesat? Sebagaimana kita ketahui, tersesat adalah hilangnya orientasi, tidak mengetahui posisi yang sebenarnya dan arah yang akan dituju.

Hal tersebut biasanya disebabkan karena berjalan pada malam hari, tidak cukup sering menggunakan peta dan kompas dalam perjalanannya, tidak tahu titik awal pemberangkatan di peta dan melakukan potong kompas. Hal-hal yang bisa dilakukan untuk mencegah tersesat antara lain :

a. Selalu melapor kepada petugas terkait atau orang yang dipercaya mengenai tujuan

perjalanan, lamanya dan jumlah anggota yang ikut

b. Selalu mengingat keadaan sekitar perjalanan berdasarkan kelima indera yang dimiliki

c. Tetaplah berada pada jalur yang telah ada dengan memberi petunjuk pada tiap

persimpangan

d. Perhatikan objek yang mencolok seperti mata air, bukit, sungai atau gunung

e. Pada saat berjalan sekali-kali tengoklah ke arah belakang, ingatlah jalur tersebut, jika

dilihat dari arah berlawanan

f. Pelajari dengan benar alat-alat navigasi yang dibawa

g. Gunakanlah kompas sebelum tersesat

h. Belajar membaca tanda-tanda alam untuk menentukan arah mata angin

i. Jangan pernah percaya secara penuh kepada orang lain termasuk kepada pemimpin.

Pedoman yang bisa digunakan apabila tersesat adalah S T O P, yaitu :

S = Seating, berhenti dan beristirahat dengan santai, hilangkan kepanikan

T = Thinking, berpikir secara jernih (logis) dalam situasi yang sedang dihadapi

O = Observation, melakukan pengamatan/observasi medan di lokasi sekitar, kemudian

tentukan arah dan tanda-tanda alam yang dapat dimanfaatkan atau yang harus

dihindari

P = Planning, buat rencana dan pikirkan konsekuensinya bila anda sudah memutuskan

sesuatu yang akan anda lakukan

Hal-hal yang dapat dilakukan untuk menanggulangi keadaan tersesat adalah :

a. Membuat tempat berlindung (shelter) dari bahaya atau cuaca buruk

b. Tetap tenang, tidak panik, berpikir jernih dan mencoba ingat jalur perjalanan

c. Orientasi dapat dipermudah dengan menuju tempat yang tinggi atau memanjat pohon

d. Gunakan kompas dan peta (alat navigasi) atau indikator alam dan kalau ada GPS

e. Buat petunjuk untuk mempermudah orang lain mencari keberadaan kita, misalnya

dengan tulisan, peluit, asap, sinar atau berteriak

f. Tetap bersama-sama dengan kelompok dalam kondisi apapun

g. Memanfaatkan situasi dengan menunggu bantuan, mencari makanan, mencari air

dan lainnya.

misteri candi borobudur

Sekira tiga ratus tahun lampau, tempat candi ini berada masih berupa hutan belukar yang oleh penduduk sekitarnya disebut Redi Borobudur. Untuk pertama kalinya, nama Borobudur diketahui dari naskah Negarakertagama karya Mpu Prapanca pada tahun 1365 Masehi, disebutkan tentang biara di Budur. Kemudian pada Naskah Babad Tanah Jawi (1709-1710) ada berita tentang Mas Dana, seorang pemberontak terhadap Raja Paku Buwono I, yang tertangkap di Redi Borobudur dan dijatuhi hukuman mati. Kemudian pada tahun 1758, tercetus berita tentang seorang pangeran dari Yogyakarta, yakni Pangeran Monconagoro, yang berminat melihat arca seorang ksatria yang terkurung dalam sangkar. Kemudian pada tahun 1814, Thomas Stamford Raffles mendapat berita dari bawahannya tentang adanya bukit yang dipenuhi dengan batu-batu berukir. Berdasarkan berita itu Raffles mengutus Cornelius, seorang pengagum seni dan sejarah, untuk membersihkan bukit itu. Setelah dibersihkan selama dua bulan dengan bantuan 200 orang penduduk, bangunan candi semakin jelas dan pemugaran dilanjutkan pada 1825.

Pada 1834, Residen Kedu membersihkan candi lagi, dan tahun 1842 stupa candi ditinjau untuk penelitian lebih lanjut.


Mengenai nama Borobudur sendiri banyak ahli purbakala yang menafsirkannya, di antaranya Prof. Dr. Poerbotjoroko menerangkan bahwa kata Borobudur berasal dari dua kata Bhoro dan Budur. Bhoro berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti bihara atau asrama, sedangkan kata Budur merujuk pada nama tempat. Pendapat ini dikuatkan oleh Prof. Dr. WF. Stutterheim yang berpendapat bahwa Borobudur berarti Bihara di atas sebuah bukit. Sedangkan Prof. JG. De Casparis mendasarkan pada Prasasti Karang Tengah yang menyebutkan tahun pendirian bangunan ini, yaitu Tahun Sangkala: rasa sagara kstidhara, atau tahun Caka 746 (824 Masehi), atau pada masa Wangsa Syailendra yang mengagungkan Dewa Indra. Dalam prasasti didapatlah nama Bhumisambharabhudhara yang berarti tempat pemujaan para nenek moyang bagi arwah-arwah leluhurnya.

Bagaimana pergeseran kata itu terjadi menjadi Borobudur? Hal ini terjadi karena faktor pengucapan masyarakat setempat.

Dalam pelajaran sejarah, disebutkan bahwa candi Borobudur dibuat pada masa Wangsa Syailendra yang Buddhis di bawah kepemimpinan Raja Samarotthungga. Sedangkan yang menciptakan candi, berdasarkan tuturan masyarakat bernama Gunadharma. Pembangunan candi itu selesai pada tahun 847 M. Menurut prasasti Kulrak (784M) pembuatan candi ini dibantu oleh seorang guru dari Ghandadwipa (Bengalore) bernama Kumaragacya yang sangat dihormati, dan seorang pangeran dari Kashmir bernama Visvawarman sebagai penasihat yang ahli dalam ajaran Buddis Tantra Vajrayana. Pembangunan candi ini dimulai pada masa Maha Raja Dananjaya yang bergelar Sri Sanggramadananjaya, dilanjutkan oleh putranya, Samarotthungga, dan oleh cucu perempuannya, Dyah Ayu Pramodhawardhani.
Sebelum dipugar, Candi Borobudur berupa reruntuhan seperti halnya artefak-artefak candi yang baru ditemukan sekarang ini. Ketika kita mengunjungi Borobudur dan menikmati keindahan alam sekitarnya dari atas puncak candi, kadang kita tidak pernah berpikir tentang siapa yang berjasa membangun kembali Candi Borobudur menjadi bangunan yang megah dan menjadi kekayaan bangsa Indonesia ini.

Pemugaran selanjutnya, setelah oleh Cornelius pada masa Raffles maupun Residen Hatmann, dilakukan pada 1907-1911 oleh Theodorus van Erp yang membangun kembali susunan bentuk candi dari reruntuhan karena dimakan zaman sampai kepada bentuk sekarang. Van Erp sebetulnya seorang ahli teknik bangunan Genie Militer dengan pangkat letnan satu, tetapi kemudian tertarik untuk meneliti dan mempelajari seluk-beluk Candi Borobudur, mulai falsafahnya sampai kepada ajaran-ajaran yang dikandungnya. Untuk itu dia mencoba melakukan studi banding selama beberapa tahun di India. Ia juga pergi ke Sri Langka untuk melihat susunan bangunan puncak stupa Sanchi di Kandy, sampai akhirnya van Erp menemukan bentuk Candi Borobudur. Sedangkan mengenai landasan falsafah dan agamanya ditemukan oleh Stutterheim dan NJ. Krom, yakni tentang ajaran Buddha Dharma dengan aliran Mahayana-Yogacara dan ada kecenderungan pula bercampur dengan aliran Tantrayana-Vajrayana. Oleh sebab itu, para pemugar harus memiliki sekelumit sejarah agama ini di Indonesia. Penelitian terhadap susunan bangunan candi dan falsafah yang dibawanya tentunya membutuhkan waktu yang tidak sedikit, apalagi kalau dihubung-hubungkan dengan bangunan-bangunan candi lainnya yang masih satu rumpun. Seperti halnya antara Candi Borobudur dengan Candi Pawon dan Candi Mendut yang secara geografis berada pada satu jalur.

Materi candi

Candi Borobudur merupakan candi terbesar kedua setelah Candi Ankor Wat di Kamboja. Borobudur mirip bangunan piramida Cheops di Gizeh Mesir. Luas bangunan Candi Borobudur 15.129 m2 yang tersusun dari 55.000 m3 batu, dari 2 juta potongan batu-batuan. Ukuran batu rata-rata 25 cm X 10 cm X 15 cm. Panjang potongan batu secara keseluruhan 500 km dengan berat keseluruhan batu 1,3 juta ton. Dinding-dinding Candi Borobudur dikelilingi oleh gambar-gambar atau relief yang merupakan satu rangkaian cerita yang terususun dalam 1.460 panel. Panjang panel masing-masing 2 meter. Jadi kalau rangkaian relief itu dibentangkan maka kurang lebih panjang relief seluruhnya 3 km. Jumlah tingkat ada sepuluh, tingkat 1-6 berbentuk bujur sangkar, sedangkan tingkat 7-10 berbentuk bundar. Arca yang terdapat di seluruh bangunan candi berjumlah 504 buah. Sedangkan, tinggi candi dari permukaan tanah sampai ujung stupa induk dulunya 42 meter, namun sekarang tinggal 34,5 meter setelah tersambar petir.

Menurut hasil penyelidikan seorang antropolog-etnolog Austria, Robert von Heine Geldern, nenek moyang bangsa Indonesia sudah mengenal tata budaya pada zaman Neolithic dan Megalithic yang berasal dari Vietnam Selatan dan Kamboja. Pada zaman Megalithic itu nenek moyang bangsa Indonesia membuat makam leluhurnya sekaligus tempat pemujaan berupa bangunan piramida bersusun, semakin ke atas semakin kecil. Salah satunya yang ditemukan di Lebak Sibedug Leuwiliang Bogor Jawa Barat. Bangunan serupa juga terdapat di Candi Sukuh di dekat Solo, juga Candi Borobudur. Kalau kita lihat dari kejauhan, Borobudur akan tampak seperti susunan bangunan berundak atau semacam piramida dan sebuah stupa.

Berbeda dengan piramida raksasa di Mesir dan Piramida Teotihuacan di Meksiko Candi Borobudur merupakan versi lain bangunan piramida. Piramida Borobudur berupa kepunden berundak yang tidak akan ditemukan di daerah dan negara manapun, termasuk di India. Dan itulah salah satu kelebihan Candi Borobudur yang merupakan kekhasan arsitektur Budhis di Indonesia.

Melihat kemegahan bangunan Candi Borobudur saat ini dan candi-candi lainnya di Indonesia telah memberikan pengetahuan yang besar tentang peradaban bangsa Indonesia. Berbagai ilmu pengetahuan terlibat dalam usaha rekonstruksi Candi Borobudur yang dilakukan oleh Teodhorus van Erp. Kita patut menghargai usaha-usahanya mengingat berbagai kendala dan kesulitan yang dihadapi dalam membangun kembali candi ini.

Sampai saat ini ada beberapa hal yang masih menjadi bahan misteri seputar berdirinya Candi Borobudur, misalnya dalam hal susunan batu, cara mengangkut batu dari daerah asal sampai ke tempat tujuan, apakah batu-batu itu sudah dalam ukuran yang dikehendaki atau masih berupa bentuk asli batu gunung, berapa lama proses pemotongan batu-batu itu sampai pada ukuran yang dikehendaki, bagaimana cara menaikan batu-batu itu dari dasar halaman candi sampai ke puncak, alat derek apakah yang dipergunakan? Mengingat pada masa itu belum ada gambar biru (blue print), lalu dengan sarana apakah mereka itu kalau hendak merundingkan langkah-langkah pengerjaan yang harus dilakukan, dalam hal gambar relief, apakah batu-batu itu sesudah bergambar lalu dipasang, atau batu dalam keadaan polos baru dipahat untuk digambar. Dan mulai dari bagian mana gambar itu dipahat, dari atas ke bawah atau dari bawah ke atas? Dan masih banyak lagi misteri yang belum terungkap secara ilmu pengetahuan, terutama tentang ditemukannya ruang pada stupa induk candi.
Restorasi di tahun 1974-1983

Harta karun

Pemugaran selanjutnya dilakukan pada tahun 1973-1983, selang 70 tahun dari pemugaran yang dilakukan van Erp. Pemugaran ini dimaksudkan tiada lain sebagai upaya melestarikan budaya yang tak ternilai harganya. Inilah “harta karun” yang sesungguhnya tak bisa dihargai dengan uang apalagi dijual untuk membayar utang. Kesadaran masyarakat untuk ikut mengamankan bangunan candi sangat diharapkan termasuk juga dari para wisatawan.
Penggalian, penelitian, dan rencana pemugaran terhadap candi-candi atau benda-benda bersejarah lainnya yang baru-baru ini ditemukan tentunya membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Pemugaran bangunan budaya dan kepurbakalaan tidak semudah pembangunan gedung modern. Setiap bentuk bangunan budaya memiliki makna yang khusus dan hal ini tidak dapat diabaikan di dalam pemugaran bangunan kuno tersebut. Oleh sebab itu butuh dukungan dari berbagai pihak, baik dari dalam maupun dari luar negeri. Upaya membangun kembali sebuah simbol-simbol peradaban yang pernah hilang berarti semakin membuka mata-hati kita tentang sejarah peradaban manusia Indonesia yang kaya dengan ilmu pengetahuan dan budaya. Dengan demikian, kita akan menjadi manusia berbudaya yang mampu menghargai budayanya sendiri sebagai bentuk jati diri dan identitas bangsa yang mandiri.

Akhirnya, kita harus membangkitkan kembali gairah menghargai benda-benda cagar budaya yang bukan hanya menjadi kekayaan masyarakat dan bangsa, melainkan juga menjadi kekayaan ilmu pengetahuan yang akan terus mengungkap fakta-fakta sejarah itu. Menikmati keindahan dan menjaga kelestariannya merupakan salah satu bentuk kepedulian yang sangat berarti. Tentunya peran lembaga yang berkaitan dengan perlindungan benda-benda cagar budaya perlu ditingkatkan dengan memberikan pemahaman, pengertian dan sosialisasi tentang pentingnya menjaga dan melestarikan benda-benda tersebut.

Perlindungan hukum pun harus ditegakkan secara konsisten sehingga tidak terjadi lagi kepincangan-kepincangan hukum yang menyisakan rasa ketidakadilan bagi masyarakat, seperti halnya kasus peledakan Candi Borobudur pada 1983.***
Tetap menjadi suatu misteri,sekedar tambahan candi Borobudur adalah candi Buddha terbesar di dunia dengan tinggi 34,5 meter dan luas bangunan 123 x 123 meter. Di dirikan di atas sebuah bukit yang terletak kira-kira 40 km di barat daya Yogyakarta, 7 km di selatan Magelang, Jawa Tengah.

Candi Borobudur dibangun oleh Dinasti Sailendra antara tahun 750 dan 842 Masehi. Candi Buddha ini kemungkinan besar ditinggalkan sekitar satu abad setalah dibangun karena pusat kerajaan pada waktu itu berpindah ke Jawa Timur.
Sir Thomas Stanford Raffles menemukan Borobudur pada tahun 1814 dalam kondisi rusak dan memerintahkan supaya situs tersebut dibersihkan dan dipelajari secara menyeluruh. Proyek restorasi Borobudur secara besar-besaran kemudian dimulai dari tahun 1905 sampai tahun 1910 dipimpin oleh Dr. Tb. van Erp. Dengan bantuan dari UNESCO, restorasi kedua untuk menyelamatkan Borobudur dilaksanakan dari bulan Agustus 1913 sampai tahun 1983.

Namun, sampai sekarang Candi Borobudur masih menyimpan sejumlah misteri. Sejumlah misteri itu misalnya, siapa yang merancang Candi Borobudur, berapa jumlah orang dipekerjakan untuk membangun candi tersebut, dari mana saja batu untuk membangun candi ? Filosofi apa yang digunakan untuk membuat candi tersebut ? Tetapi yang pasti candi ini merupakan aset penting bagi Indonesia di mata dunia internasional. Kita harus bangga dan selalu menjaga kelestariannya.

sumber : http://misteridunia.wordpress.com/2008/09/21/candi-borobudur/